Culinary Memoirs of A Biologist Who Loves Food

Posts tagged “fine dining

Remboelan, Jakarta

Pernah gak sih kepikiran buat makan makanan Indonesia kualitas fine dining dengan harga yang reasonable dengan rasa yang wah?

Waktu itu, saya berkesempatan buat makan di restoran yang berada di area ekslusif di Mall Plaza Senayan, thanks banget buat Aji dan keluarga. Nama restoran ini adalah Remboelan. Kesan pertama saya ketika saya lewat dari bawah adalah… “Itu restoran harganya pasti mahal!”

Remboelan (1)

Megah banget…

Gimana ngga? Lokasinya eksklusif bahkan dibanding tempat makan lain di mall ini yang kesannya bahkan lebih mewah, dan untuk naik pun kita harus melewati tangga yang melingkar bak grand stairs di resto mewah! Area restoran ini melingkar dan memenuhi tempat di lantai khusus di bawah kubah Plaza Senayan.

Remboelan (4)

Bener2 di bawah kubah…

Remboelan (2)

Area masuk (dari tangga)…

Remboelan (3)

Suasana meja makan…

Lepas dari segala kesan tadi, saya pun melihat menu untuk memesan makanan. Wow, awalnya saya mengira harga makanan di sini minimal adalah 40 ribu rupiah tapi ternyata minimum bisa mencapai 25ribu untuk makanan utama! Saya akhirnya memesan Nasi Goreng Remboelan, dan secara bersama2 kami memesan beberapa jenis hidangan, di antaranya adalah Nasi Bakar Sambal Roa, Iga Bakar Kemiri, Sop Buntut, dan lainnya.

Penyajian makanan di sini minimal sekitar 20 menit di malam di saat restoran ini agak ramai, cuma untuk pesanan saya Nasi Goreng Remboelan saat itu memakan waktu lebih lama. Khususnya untuk minuman, jika waktunya lama kita perlu mengingatkan waiter/waitress yang bertugas.

R - Otak Otak

Otak-Otak Tenggiri.

Otak-otak di sini adalah makanan yang ditawarkan kepada kami begitu kami datang. Rasanya padat tapi kenyal dan ikannya kerasa. Sausnya agak kayak sambal… seingat saya ini lebih mirip seperti di Makassar daripada yang sering kita jumpai di sini (dengan saus kacang).

R - Sop Buntut

Sop Buntut.

Penampilan sop buntut nya menarik, nggak lebay dalam komposisi apalagi berminyak. Dagingnya oke!

R - Nasi Bakar Roa

Nasi Bakar Sambal Roa.

Sambal Roa adalah sambal dengan campuran ikan khas Manado. Nasi bakar satu ini bisa dibilang sangat direkomendasikan buat pecinta ikan dan makanan pedas! Ketika saya makan hidangan satu ini, saya kepedasan… tapi enaknya nagih!

R - Iga Bakar Kemiri

Iga Bakar Kemiri.

Iga Bakar Kemiri nya enak! Pedas manis gurih. Dagingnya empuk dan pas buat dimakan sama nasi!

…kemudian inilah pesanan saya!

R - Nasi Goreng Remboelan (1)

Nasi Goreng Remboelan.

Nasi Goreng Remboelan yang menjadi nasi goreng signature dari restoran ini rasanya pas! Gak asin dan ga kering. Isi daging utama di nasi goreng ini adalah ikan pari asap yang sangat enak, dan jumlahnya gak pelit di hidangan ini!

R - Nasi Goreng Remboelan (2)

(tengah gambar) Ikan pari asap yang dipotong2.

Nasi goreng ini pas untuk disantap pecinta nasi goreng ikan asin atau nasi goreng seafood! Ketika dipesan kita akan ditanya seberapa pedas nasi goreng ini. Karena saya lagi bermasalah dengan makanan yang sangat pedas, saya memilih buat yang tidak pedas (walau saya ga masalah ama nasi bakar roa nya).

Untuk minuman, di sini kita bisa memesan wedang atau minuman dingin segar lainnya!

R - Es Teh Lobi Lobi

Es Teh Lobi-Lobi.

Misalnya Es Teh Lobi-Lobi yang saya pesan. Es teh dengan apel yang dipotong dadu kecil dengan buah lobi-lobi manisan yang bercita rasa manis asam. Saya sebenarnya penasaran dengan buah yang konon langka saat ini tersebut. Minuman ini yang jelas sangat menyegarkan.

Saya puas dalam aspek makanan di sini, cuma dalam kunjungan kali ini, para staff waiter/waitress di sini nampaknya terlalu sibuk atau kurang fokus sampai ada minuman yang terlewatkan tapi tetap ada di bill/tagihan. Cuma lain kali tempat ini masih jadi pilihan buat saya makan bareng teman2 atau romantic dining karena lightingnya yang bagus!

AW’s Rating: √√√√½ (4.5 dari 5, kalo pelayanan malam itu sempurna, maka nilai saya akan sempurna)

REMBOELAN

Plaza Senayan 4th Floor Unit 401A – Jl. Asia Afrika no. 8, Jakarta Pusat. Ph: +62 21 5725088. Twitter: @remboelan

Jam buka:

Setiap hari: 10:00 AM – 10:00 PM

Jangkauan harga:

Makanan: Rp 18.000,00 – Rp 78.000,00 (makanan biasa) – Rp 168.000,00 (dengan Gulai Kepala Ikan)

Minuman: Rp 10.000,00 – Rp 35.000,00

Foursquare: Klik

Tips: Dining di weekdays pun menjadi opsi menarik setelah pulang kantor… sambil minum wedang atau es di sini!

-AW-


(Closed) Yamas, Jakarta Selatan

Masakan khas negeri para dewa Olympus itu, terus terang belum pernah terbayang di benak saya rasanya. Saya hanya mengetahui Yunani, khususnya dari sisi kulinernya tidak lebih dari keju feta, dan makanan segar seperti salad. Pengetahuan saya masih minim. Kemudian saya diminta melakukan review di sebuah restoran bernama Yamas di daerah Prapanca, Jakarta Selatan. Saya waktu itu bersama sang fotografer majalah saya (pastinya ya) Yeye, dan saya bertemu orang yang in charge untuk saya tanya2 soal restoran itu sendiri, Harriman Hasmoro. Saya memanggil beliau, Mas Harri saja waktu itu.

IMG_0652

Foto panorama restoran Yamas (klik untuk memperbesar).

Yamas (Υαμασ), dalam bahasa Yunani merupakan slank yang artinya “cheers!“, ungkapan untuk bersulang. Suasananya warm, dengan jendela yang dari referensi saya sendiri itu cukup berkesan Mediterrania sekali. Pernak-pernik simpel, homey tapi welcoming sekali. Perangkat kursi dan meja sendiri dari kayu. Waktu kunjungan saya itu, musik khas Yunani (yang bahasanya saya sendiri kurang tau) diputar, menambah mood saat itu. Mas Harri menjelaskan bahwa restoran ini punya chef dan sous chef (wakil chef) yang berasal dari Yunani. Sang chef yang sangat akrab dengan masakan khas negeri asalnya itu sendiri belum akrab dengan Bahasa Indonesia, tapi dengan bantuan sang wakilnya yang sudah sangat tak asing dengan Bahasa Indonesia karena sudah lama di sini, koordinasi dapur dan staf pun bisa berjalan. Saya jujur sangat senang saat disebutkan bahwa para ahli di dapur itu juga membuat keju feta nya sendiri untuk restoran ini, untuk menambah bahan di dapur (walaupun mereka juga beli keju feta juga).

Untuk minuman, restoran ini belum punya spesialitas karena memang baru buka belum lama ini sehingga mungkin seiring waktu berjalan akan ada nantinya.

Makanan? Di sesi review kali ini, terus terang saya kewalahan! Saya makan 12 menu yang berbeda. Memang ada Yeye di sini, tapi masih tetap kewalahan! Jujur, saya berterimakasih sekali kepada restoran ini yang memberikan makanan2 enak dan eksotis ini sebagai ganti dari tulisan saya!

Bagaimana ya saya memulainya? Hmmm… kita mulai dari pembuka pastinya (you don’t say!).

Yamas - Greek Salad

Greek Salad.

Yamas - Charcoal Grilled Bread  + Yamas - Tzatziki Dressing = Yamas - Bread in Tzatziki

Charcoal Toasted Bread + Tzatziki Dipping Sauce.

Greek Salad isinya terdiri dari potongan tomat, timun, dan bawang bombay, diberi minyak zaitun, taburan oregano kering, dan remah2 keju feta. Kombinasi sayurannya khas banget! Biasanya kita pasti selalu familiar dengan selada dan tomat. Tapi kali ini dengan tanpa selada, ini menjadi sesuatu yang baru. Biasanya kita selalu pakai saus seperti mayo atau thousand island. Kali ini kita hanya dengan minyak zaitun, dan rasa milky yang biasa kita dapat dari mayo diganti dengan rasa khas, tajam, dan asin dari keju feta. It’s perfect, apalagi sayurannya renyah! (kecuali tomat pastinya, tapi tomatnya pun sekali digigit masih ada “perlawanan” yang artinya masih segar pas dipotong).

Perlahan saya pun mengerti bahwa makanan Yunani selain identik dengan keju feta, tetapi juga dengan minyak zaitun, taburan rempah seperti oregano, dan saya jadi mengerti lagi bahwa ada saus kunci dari berbagai sajian yang namanya saus Tzatziki. Saus ini sederhana, cuma dibuat dari potongan timun, rempah, dan yoghurt. Di hidangan pembuka, saus ini jadi pencelup roti. Roti yang disajikan oleh Yamas ini adalah roti yang dipanggang di atas arang. Rotinya sendiri sudah diperciki minyak zaitun dan diberi taburan oregano kering. Celup ke Tzatziki, rasanya nano-nano tapi eksotis!

Anda suka menu gorengan untuk pembuka? Coba ini…

Yamas - Spanakopitakia, Bourek, Tiropitakia

Dari kiri: Spanakopitakia, Borek, Tiropitakia.

Saya bahas dengan singkat. Semuanya adalah gorengan yang dibungkus phyllo pastry. Bedanya, Spanakopitakia berisi campuran bayam dan keju feta, borek berisi daging dan terong yang dihaluskan, dan tiropitakia berisi keju feta saja. Favorit saya? Spanakopitakia.

Yamas - Spanakopitakia (Bitten)

Spanakopitakia, sehabis digigit.

Saya suka saat mengunyah renyahnya phyllo, rasa bayam dan keju feta itu serasi banget! Beda dengan Tiropitakia yang lebih datar, asinnya keju feta saja.

Masih kurang dengan pembukanya? Ya, saya tau ini keterlaluan. Okay, I give you some more!

Yamas - Feta Psiti

Feta Psiti

Feta Psiti. Ini adalah makanan yang mengajarkan saya penjelas perubahan fisik apa yang terjadi kalau keju feta dipanggang yang menjadi pertanyaan saya selama ini. Makanan ini adalah keju feta yang dipanggang, dengan topping paprika merah dan hijau yang dipotong, dan lagi2 diberi minyak zaitun dan taburan oregano. Rasanya? Asin. Bisa dibilang cukup asin untuk lidah saya ( = asin banget di lidah orang2 normal). Paprikanya bisa dibilang menyeimbangkan rasa asin itu. Mau biar rasanya lebih netral? Masih ada roti yang tadi? Kalau masih ada bagus, oles ke situ. Rasanya dijamin nikmat!

Let’s go to the main course, shall we?

Yamas - Moussaka

Moussaka.

Makanan ini pasti udah ga asing lagi di beberapa kalangan. Buat saya, makanan ini kayak lasagna. Bedanya, ga pake pasta, tapi pake kentang dan terong. Tantangan para chef buat saya adalah bagaimana membuat saus dagingnya enak, terongnya lembut,  kentangnya empuk, dan topping kejunya pas. Kerennya, semua ini pas di tangan chef di Yamas! Rasanya luar biasa! Mulai dari saus daging yang instead of agak kayak saus Bolognese, mereka punya rasa Greek-ish sendiri. Terongnya lembut, kentangnya empuk, dan di atasnya… keju feta cair siap menyambut!

Butuh makanan lebih berat lagi? Oke…

Yamas - Chicken (Behind) and Lamb (Front) Koutavsouvli

Kontouvsouvli.

Saya tau ini nyebutnya susah. Kontouvsouvli. Yamas menyediakan 2 macam: Daging kambing dan ayam. Saya suka dua2nya! Daging ayamnya berempah, well, saat saya menyebut berempah untuk masakan Yunani, expect rempah itu banyak yang berasal dari dedaunan herba, bukan bumbu2 seperti di kita saja. Dikombinasikan dengan sweet mustard, Anda dijamin melayang keenakan. Butuh karbo? Kentang goreng ada di menu ini.

Untuk yang daging kambing, mereka menyediakan porsi yang wah dan jujur saya kaget. Enak, berempah, dan tidak bau! Ini pengakuan saya, bahwa baru kali ini saya suka makan daging kambing. Beda dengan ayam yang disajikan dengan sweet mustard, Kontouvsouvli daging kambing ditemani saus Tzatziki. Karbo? Greek Rice. Ini unik. Nasi dengan tomat dan rempah khas Yunani. Sensasi yang apa ya… beda dengan nasi biryani India/Persia, tapi juga beda dengan risotto Italia. Anda perlu mencicipinya untuk mengerti maksud saya.

Yamas - Mixed Kebab

Mixed Kebab.

Untuk yang satu ini agak mirip dengan Kontouvsouvli. Bedanya daging2 itu digiling dan ini membuat rasanya lebih kaya. Kebab2 ini disantap dengan saus Tzatziki dan kentang goreng rempah.

Oke, saya tau Anda yang membacanya mungkin sudah sangat kenyang. Ya, apalagi saya yang memakan semua ini. Kebayang kan kenapa kami ga bisa menghabiskannya semua? Oke, ini makanan penutupnya.

Yamas - Rizogalo

Rizogalo.

Rizogalo adalah puding nasi. Perlu diingat bahwa “puding” di Eropa itu beda dengan kita. Puding di Eropa itu bisa yang padat karena diberi agar2, atau cair yang biasanya dibuat dari susu. Rizogalo buat saya adalah penutup yang luar biasa. Rasa vanilla, dengan taburan kayu manis, saya ga nyangka nasi bisa enak jadi puding susu. Benar2 penutup dari santapan besar yang sangat meringankan lidah.

Saya mengakui restoran ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan untuk makan masakan Yunani. Semoga kedepannya restoran ini semakin maju dan sejujurnya saya ga sabar untuk main lagi ke Yamas. 🙂

AW’s Rating: √√√√√ (5 of 5, perfect!)

YAMAS – AUTHENTIC GREEK RESTAURANT

Jl. Prapanca Raya No. 37C, Jakarta Selatan. Ph: 021-2950-1040

Jangakuan harga:

Foods: Rp 20.000,++ – Rp 115.000,++

Drinks: Rp 20.000,++ – Rp 1.600.000,++

(PS: Oke banget kan harganya?)

Jam buka:

Weekdays: 10:00 am – 10:00 pm

Weekend: 10:00 am – 11:00 am

Anything else: Tempat ini masih dalam tahap pengembangan, di masa depan bisa jadi lebih wah lagi. Saya harap mereka juga bisa menjaga kualitasnya!

-AW-